Mutiara Hadits

Rahasia Orang Tua

Kita merasakan atau tidak, sesungguhnya anak-anak kita selalu memperhatikan kita dengan saksama. Anak hanya meniru apa yang ia lihat di sekelilingnya. Baginya, orang tua adalah contoh terbaik bagaimana caranya hidup. Dia pun ingin eksis, sebagaimana orang tuanya. Teladan adalah metode pendidikan yang sangat berpengaruh dalam hal akhlak, psikologis, dan sosial. Bila orang tua dan pendidiknya jujur, terpercaya, pemurah, dan pemberani, maka anak akan tumbuh dengan kejujuran, sifat amanah, pemurah, dan keberanian. Sementara bila orang tua dan pendidikanya suka berbohong, berkhianat, bakhil, dan pengecut, maka sang anak pun akan tumbuh dalam kebohongan, penghianatan, kebakhilan, dan kepengecutan. Orang tua yang menjadi qudwah akan lebih memiliki wibawa di dalam perintah-perintahnya. Sebaliknya, seribu peringatan bapak untuk tidak merokok, hanya akan menjadi sia-sia ketika anak mendapatkan peringatan itu dalam keadaan merokok. Kata-katanya menjadi tidak berarti sama sekali. Keteladananlah yang membuat kata-kata memiliki kekuatan Karena anak menjadi peniru yang paling jitu dan suka melakukan sesuatu dengan…

Ketika Harus Berbeda

Keridhaan semua manusia mustahil bisa diraih. Ketika kita berbuat baik, orang-orang jahat pasti tidak suka. Ketika kita berbuat jahat, orang-orang baik pasti tidak akan suka. Akan ada orang yang bertepuk tangan gembira, di saat sekelompok orang mengerang dengan marah. عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( مَنِ الْتَمَسَ رِضَى اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ ، رَضِيَ الله عَنْهُ ، وَأَرْضَى النَّاسَ عَنْهُ ، وَمَنِ الْتَمَسَ رِضَا النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ ، سَخَطَ اللَّهُ عَلَيْهِ ، وَأَسْخَطَ عليه الناس ) رواه ابن حبان Dari Aisyah radhiallahu anha ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Siapa yang mencari ridha Allah walaupun manusia benci kepadanya, Allah akan meridhainya dan membuat manusia menjadi ridha kepadanya. Dan barangsiapa yang mencari keridhaan manusia dalam kebencian Allah, maka Allah membencinya, dan membuat manusia menjadi benci kepadanya” HR. Ibnu Hibban. Hadits ini menerangkan tentang sikap seorang muslim yang menjadikan ridha Allah…

Menghias Perbedaan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ. التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ)رواه مسلم(   Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap…

Orang-orang Cerdas

عن عِمْرَانَ بن الحُصَينِ رضي الله عنهما: أنَّ النبيّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – عَلَّمَ أبَاهُ حُصَيْناً كَلِمَتَيْنِ يَدْعُو بهما: «اللَّهُمَّ ألْهِمْني رُشْدِي، وأعِذْنِي مِنْ شَرِّ نَفْسي» . رواه الترمذي، وقال: (حَدِيثٌ حَسَنٌ) Dari Imran bin Hushain radhiallahu anhuma, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada bapaknya, Hushain, dua kalimat doa, “Ya Allah ilhamkanlah kepadaku kecerdasan, dan lindungi aku dari kejahatan nafsuku” (Hadits Hasan Riwayat At-Tirmidzi) Ar Rasyidun. Itulah yang saya maksudkan dalam tulisan ini. Saya belum mendapati padanan kata yang tepat dalam Bahasa Indonesia. Dalam kamus Al Muhith, Ibnu Faris menyatakan Ar Rusyd adalah lawan dari dari Al-Baghyu. Sementara Al Baghyu itu artinya kebodohan disebabkan oleh hati yang rusak. Ar-Rusyd juga berarti tetap sasaran. Demikian juga yang di sebutkan oleh Ibnu Manzhur dalam Kitab Lisanul Arab dan Az Zamakhsyari dalam Al Kasyaf. Dalam terminologi Al Quran, Ar Rusyd berarti cukup usia, cerdas, beriman, mendapat hidayah, shaleh, dan…

Navigate