Pendidikan

Menikmati Tilawah

Menikmati Tilawah Hari hari Ramadan hampir sampai ke penghujungnya. Kalau sampai saat ini kita belum menikmati tilawah Al-Qur’an, lalu kapan lagi kita akan menikmatinya? Kalau kita belum merasakan lezatnya tadabbur, lalu kapan kita akan merasakannya? Bila di Bulan Al Qur’an kita malah jauh dari Al Qur’an, lalu kapan kita bisa dekat dekatnya? Memang perlu waktu untuk berinteraksi rutin yang kitab suci yang mulia ini. Bila ingin khatam dalam 1 bulan, kita bisa tilawah 1 Juz perhari. Bila ingin khatam 3 hari, kita tilawah 10 juz perhari. Bila ingin khatam dalam satu pekan, bagaimana cara kita membaginya? Dulu para sahabat Rasulullah banyak yang rutin khatam tilawah setiap pekan. Caranya adalah membaginya dengan metode: فمى بشوق Apa maksudnya dan bagaimana penjelasannya? Silahkan simak video berikut ini… Semoga ada manfaatnya… https://youtu.be/3wi-r3UA1xY •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 20 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Menyempurnakan Ibadah

Menyempurnakan Ibadah Apa artinya nawaitu shauma ghadin ? Ya. Saya berniat menahan diri besok. Itulah iqrar yang kita tekadkan sejak malam puasa. Menahan diri dari apa? Tingkatannya ada 3, kata Imam Al Ghazali: Menahan diri dari makan minum dan perkara yang membatalkan puasa… Menahan panca indera dari dosa… Menahan hati dari selain Allah… Lalu apa kabar puasa kita selama ini? Di tingkatan pertama, puasa kita sah sebab terpenuhi rukun dan syaratnya. Di tingkatan kedua, puasa kita InsyaAllah diterima, sebab bebas dari hal-hal yang membatalkan pahala. Sementara di tingkatan ketiga, semoga Allah menguatkan kita untuk mencapainya. Itulah tingkatan puasa para nabi dan wali. Dalam ibadah-ibadah wajib, penting berfikir dan berusaha untuk melakukannya dengan sempurna. Itulah cara terbaik kita mendekatkan diri kepadaNya. Sementara dalam ibadah Sunnah, semoga itu dapat menutupi kekurangan-kekurangan kita dalam memenuhi ibadah yang wajib. Tapi bagaimana cara menyeimbangkan antara keduanya? Simak video berikut ini Semoga ada manfaatnya… https://youtu.be/cW6PHG8H3cM •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈•…

Menjaga Benteng Pertahanan

Menjaga Benteng Pertahanan Akhirnya jebol juga. Sudah kuat-kuat menjaga mata, akhirnya jebol juga menikmati pemandangan yang haram. Sudah sepenuh tenaga menjaga mulut dan lisan, akhirnya jebol juga menghibah, bohong, dan ucapkan kata kotor. Parahnya, setiap dosa akan mengajak kawan kawannya untuk datang; membuka kembali file lama yang sebelumnya sudah tersimpan. Akibat dosa adalah dosa berikutnya. Dan mata rantai ini tidak akan terputus sampai kita sendiri yang memutusnya. Tapi bagaimana caranya? Dari mana serangan setan itu datang? Simak video berikut ini Semoga ada manfaatnya https://youtu.be/bVOeKw3YGVA ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 15 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Sifat Utama Guru Keluarga

Sifat Utama Guru Keluarga Pendidik pertama dan utama adalah orang tua di rumah. Setelah itu baru guru di sekolah. Ketika anak sekolah di rumah dan belajar jarak jauh, itu artinya dia dikembalikan kepada pendidik utamanya. Masalahnya, ternyata banyak diantara kita yang tidak siap. Padahal kitalah guru yang sesungguhnya. Apa yang harus kita lakukan agar dapat menjadi guru keluarga yang baik? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anak anak kita? Simak video berikut… https://youtu.be/2DOgXrv8jNI ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe ┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 13 Ramadhan 1441 H

Menikmati Hari Terindah

Menikmati Hari Terindah Kapan hari terindah itu? İtulah hari saat kita kembali kepada Allah. Sekelam apapun masa lalu, dosa dosa itu semua akan berganti menjadi kebaikan saat kita kembali menghadap Nya. İtulah hari raya sesungguhnya. Hari penuh bahagia dan suka cita dalam Ridha dan Ampunannya.. Bagaimana agar hari itu dapat hadir dalam kehidupan kita? Simak video berikut ini.. Semoga ada manfaatnya.. 9 Ramadhan 2020

Hari Terakhir Bersama Syekh Abdul Hamid

Sabtu 2 Ramadan 1441/25 April 2020 Inilah hari terakhir kami bersama guru tercinta syekh Abdul Hamid. Hari Senin, 27 April beliau akan terbang ke Mesir dengan pesawat evakuasi Cairo Air. Kami berbuka puasa di rumah Ust Mu’in di Solo sekalian shalat di Masjid Awwabin. Kami shalat Tarawih di Masjid Ma’wal Awwabin diimami Ust Darus Mahfuzi. Syekh ke Jakarta ditemani oleh Pak Karim, Ust Luqman Abdullah, dan Ust Darus yang rencana selama dalam perjalanan ini akan mengkhatamkan Qira’at Ibnu Amir. Syekh Abdul Hamid sempat menulis surat untuk Ma’had Ibnu Abbas yang kemudian saya terjemahkan ke Bahasa Indonesia. Berikut surat beliau: Ucapan Terima kasih Kepada Ma’had Ibnu Abbas (Baik pihak manajemen, guru-guru, maupun ibu-ibu kebersihan & dapur) Saya merasa bahagia dan mulia mendapatkan kesempatan untuk mengajar dan berinteraksi dengan anda sekalian. Saya merasakan adanya kesungguhan, keseriusan dan tekad yang kuat pada Anda semua. Pada beberapa bulan ini, Alhamdulillah 14 orang-orang…

Memanfaatkan Masa Muda

Masa terindah manusia adalah masa muda. seringkali disebut dengan musim semi umur manusia. Orang yang dapat memanfaatkan masa muda ini dengan baik, maka ia akan beruntung. Sebab masa muda adalah masa kuat diantara dua masa lemah. dengan potensi dan kemungkinan yang tidak terbatas Seperti mobil yang cc nya tinggi, atau kuda yang kekuatannya penuh. itu bisa menjadi kekuatan, juga bisa menjadi sumber kecelakaan Anak-anak muda rugi bila keinginannya ecek ecek. Hanya fokus urusan cinta dan perasaan. Harusnya dengan potensinya yang tidak terbatas, dia bisa memimpikan banyak hal, lalu dia bekerja keras meraih mimpi-mimpi itu seperti Usamah bin Zaid yang telah menjadi panglima perang usia 16 tahun, Abdullah bin Abbas yang menjadi terkemuka dalam tafsir, Abdullah bin Umar terkemuka dalam fiqih, Abdullah bin Zubair terdepan dalam jihad, dan juga Abdullah bin Amr bin Ash yang telah menjadi seorang ahli ibadah. Semua itu mereka capai di usia belasan tahun Maka potensi pemuda…

Nikmat Quran di Tengah Korona

Saya tidak habis pikir tentang nikmat yang besar ini. Dulu ketika di Mesir, untuk setoran hafalan Al Quran, saya harus menempuh jarak yang sangat jauh. Minimal satu jam untuk sampai ke Darrasah. Setoran hafalan ke Syekh Asyraf di Masjid Al Ja’fari. Pulang pergi dua jam. Belum terhitung masa menunggu bis, ongkos, dan keruwetan berdesak-desakan dalam perjalanan. Pernah mencoba setoran hafalan di Roksi. Tapi saya tidak kuat. Perjalanan 2 jam. PP 4 jam. Ada kawan yang mengajak ke tempat Syekh Ba’bullah di Helwan, tapi itu pun terlalu jauh. Untuk setoran biasa (bukan ambil sanad) saya sempat ke Syekh Sayyid Ramadhan di Mutsallats, tapi kurang intensif. Sempat ingin ke Ma’had Qiraat di Syubrah, tapi tidak kesampaian. Dan di tengah-tengah musibah Korona ini, tiba-tiba Allah menghadirkan Syekh Abdul Hamid. Pakar qiraat asyrah yang masyhur, alumni kulliyyat Al-Qur’an dan Ma’had Qiraat. Murid dari tiga legenda pakar qiraat asyrah di Mesir yaitu Syekh Sa’ad Ahmad,…

Menjaga Hafalan Seusai Setoran

Setelah mengerahkan seluruh pikiran, perasaan, waktu, dan kemampuan untuk menyelesaikan setoran hafalan dengan qiraat, bagaimana cara menjaganya agar jangan sampai hilang? Itulah yang saya tanyakan kepada Syekh Abdul Hamid pagi tadi seusai shalat shubuh. Saya teman teman penasaran. Kekuatan hafalan Al Qur’an beliau membuat kami menahan nafas. Ditambah hafalan ribuan bait matan kitab Syathibiyah, Thaibah, Durrah, dan lainnya. Apalagi ketika beliau menjelaskan tentang sejarah mushaf, variasi ragam bacaan dan jalur jalur periwayatan Qira’at dari Syathibiyah, Thaibah, Durrah, Ar Raudhah, Al Misbah, lengkap dengan syahid dari matan dan kutipan kata-kata pakar Qiraat dari berbagai kitab. Kami hanya bisa geleng-geleng kepala. Sebagian bahkan ada yang lupa menutup mulutnya yang ternganga. Kagum, itu yang pertama. Sebab hafalan beliau yang kuat dan teliti. Senang, itu yang kedua. Sebab selama duduk dengan beliau terasa ada ilmu yang bertambah, dan sikap beliau yang bersahabat. Takut dan segan, itu yang ketiga. Sebab beliau tidak mentolerir satu kesalahan…

Aplikasi Mushaf Qiraat

Dengan adanya teknologi, kita bisa belajar qiraat asyrah dengan mudah. Hanya saja, dalam penggunaan buku dan audio dalam hal ini semuanya sifatnya wawasan. Sebab cara baca yang tepat hanya dapat dipelajari secara langsung kepada guru yang memiliki sanad qiraat tersebut. Bagi yang penasaran dan ingin tau silahkan disimak audio berikut dan memilih qarinya. Bisa disimak tilawahnya, plus dibaca mushaf pdfnya yang bisa menunjukkan secara langsung perbedaan bacan https://audio.islamweb.net/audio/index.php?page=rewayat Kalau mau perbedaan bacaan dari setiap qari, bisa dicek melalui web ini: https://www.nquran.com/ar/index.php?group=tb1&tpath=2 Tinggal memasukkan surat apa dan ayat berapa. Kemudian silahkan pilih dan search. Langsung muncul. Kalau mau baca di Android, kalau ingin tilawah ragam qari yang berbeda maka bisa install aplikasi Mushaf Taisir. Di situ terkumpul mushaf dengan 20 ragam bacaan berbeda dari setiap qari. Ini linknya: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.alwa7y.mushaf.mushafapplication&hl=in Sementara kalau ingin dengar tilawahnya dari Android bisa install di : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.metraqapps.Quran13 dan masih banyak lagi yang lainnya.. yang penting adalah…

Navigate