Sosial Budaya

Pilihan Istiqamah

Siapakah orang yang paling menakjubkan? Itulah yang sempat menjadi pertanyaan di benak saya beberapa waktu lamanya. Apakah orang yang palig tampan? Bukan Paling kaya? Bukan Paling pintar? Bukan juga Saya temukan, orang yang paling menakjubkan adalah orang yang paling kuat bertahan istiqamah dalam keyakinan dan amal perbuatan. Keyakinannya tak berubah dalam dalam perjalanan waktu. Dan Ia mampu mnjaga satu amal dalam hitungan waktu yang panjang. Contoh Saya selalu kagum dengan orang yang seperti itu. Seperti abah saya. Sejak kecil dan sampai saya berpisah dengan beliau ketika kembali berangkat ke Mesir tahun 2007, waktu abah hanya terbagi tiga: mengajar, kerja, dan melayani masyarakat. Bakda subuh sampai dhuhur untuk mengajar. Bakda dhuhur sampai asar bekerja di Kebun. Bakda Asar mengajar lagi. Bakda Maghrib sampai jam 10 malam melayani masyarakat, mengisi pengajian, majlis taklim, dan lainnya. Hampir tidak ada perubahan. Selalu seperti itu setiap waktu. Selama puluhan tahun. Sampai santri dan masyarakat hafal…

Tasbih dan Tazkiyah

“Ust Kelik, antum pilih baca Surat Al A’la itu, apakah antum asal pilih saja, atau adakah nilai tertentu yang ingin antum sampaikan?” tanya Ust Muin. (Pertemuan hari ini dibuka dengan tilawah Surat Al A’la oleh Ustadz Kelik Wardiono) “Ada Ustadz” jawab Ustadz Kelik “Apa itu?” tanya Ustadz Muin “Tentang mensucikan asma Allah. Allah mengawali surat ini dengan perintah mensucikan Allah kemudian mensucikan diri. Di situ Allah memberikan dua gambaran orang yang mensucikan diri dan ada yang tidak. Jadi mensucikan Allah harus diawali dengan mensucikan diri” “Kemudian Surat ini ditutup dengan penyebutan Nabi Ibrahim dan Nabi Musa untuk menunjukkan bahwa kaum muslimin satu millah seperti nabi-nabi sebelumnya” jawab Ustadz Kelik. “Masya Allah. Luar Biasa Ustadz. Bagus sekali!” sambut Ustadz Muin. “Mensucikan Allah harus diiringi dengan mensucikan diri. Sangat mudah kita tergelincir dalam dosa. Potensi terperosok sangat besar. Maka _Sabbihisma rabbika a’la_ harus diiringi dengan _Qad aflaha man tazakka_ ” “Surat ini…

Abnaul Khairaat Tilamuta adakan Halal bi Halal

Senin, 8 Juni 2020/16 Syawal 1441 H *DR. Drs. H. Idris Rahim, M.M (Komwil Alkhairaat Prov. Gorontalo/Wakil Gubernur)* Melalui halal bi halal ini, Abnaul Khairaat harus merapatkan barisan, bahu membahu, tolong menolong, asah asih dan asuh, tidak hanya unutk kepentingan alkhairaat, tapi juga untuk kepentingan masyarakaat Gorontalo. Kita sekarang berada di era digital. Maka kita harus meningkatan kualitas pondok pesantren kita, guru-gurunya agar mampu bersaing di era ini. Kita harus maju dengan keterbatasan yang ada. Kita berdoa agar diberikan jalan yang terbaik untuk membangun Alkhairaat ke depan. *H. Hamdi Alamri, S.E. (Komda Alkhairaat Pohuwato)* Saya mengharapkan kepada seluruh Abnaul Khairaat di Provinsi Gorontalo agar kita dapat selalu bergabung dalam forum mulia seperti ini untuk memberikan saran. *H. Abdul Gawi Dja’far (Komda Alkhairaat Boalemo)* Hubungan antara abnaul khairaat menjadi contoh untuk sekolah lain. Persatuan orang alkhairaat benar-benar satu kekuatan agar alkhairaat lebih jaya lagi . Saya berdoa semua abnaul khairaat Allah…

Hari Hari Terakhir

Hari Hari Terakhir Ramadhan 1379. İtulah hari hari terakhir Badiuzzaman Said Nursi. Beliau menyempatkan diri mengunjungi murid muridnya di Ankara, Konya, Emirdağ dan beberapa kota di Turki lainnya. Setiap kali datang ke kota kota itu, selalu dihadang oleh polisi yang berusaha membubarkan kerumunan massa. Setelah dari Emirdağ, kesehatannya mulai menurun. Beliau menderita radang paru-paru. Ustadz Nursi melanjutkan perjalanan ke İsparta. Dalam keadaan panas yang tinggi, beliau meminta untuk melanjutkan perjalanan ke Urfa. Selain menahan sakit, beliau juga menghadapi pantauan polisi, juga niat jahat Gubernur Konya yang ingin menumpas murid murid Nur hingga ke akar-akarnya. Dalam perjalanan yang berat itu, 3 murid pilihan setia menemani beliau. Mereka adalah: Zubeir, Mustafa Sungur, dan Hüsnü Bayram. Sampai akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir pada pkl. 03 dini hari, Rabu 23 Maret 1960/25 Ramadhan 1379, ketiga murid itu setia bersama beliau. Alhamdulillah tadi malam (Kamis, 29/5/20) saya bertemu dengan salah satu murid yang berbakti itu:…

Terimakasih Ibu Siti Fadilah

Sudah nonton wawancara Dedi Corbuzer dengan ibu Siti Fadilah? Tonton dan downlodlah sebelum dihapus 🙂 Obrolan yang singkat tapi bermutu tinggi, dari seorang pejuang yang menjadi harimau untuk kepentingan rakyatnya. Sejak awal, dengan pembawaan yang lembut, beliau telah menyampaikan sebuah pernyataan yang menggetarkan: “Negara kita ini tampaknya tidak berdaulat full. Nyatanya… saya ngerasain sendiri ya. Lembaga hukum kadang-kadang masih dipakai untuk sesuatu kekuatan tertentu, untuk mengatur orang. Orang yang nggak mau diatur, dicari-cari salahnya. Nggak ada salahnya dibikinin perkara,” Berulang kali beliau menyatakan bahwa ini beliau tidak salah, tapi kalah. Ya, beliau menjadi korban kezaliman global Niatnya sederhana, menyelamatkan rakyat Indonesia “Saya membuktikan kalau virus flu burung tidak menular. Saya nyetop flu burung tidak pakai vaksin tapi pakai politik,” Tapi keberhasilan beliau mengalahkan pendapat WHO tentang Flu Burung, sehingga virus ini tidak ditetapkan sebagai Pandemi telah menyelamatkan ribuan milyar untuk pembuatan vaksin. Bagaimana dengan Covid-19? Kemungkinan pandemi virus corona sama…

Berkah Keshalehan

Berkah Kesalehan Segala puji bagi Allah yang mengantarkan kita hingga ke akhir Ramadhan ini. Dalam perintah Allah hanya ada kebaikan demi kebaikan. Sementara dalam larangan Allah tidak ada selain keburukan. Madrasah Ramadhan Allah hadirkan untuk menjadikan diri kita, keluarga, dan masyarakat, lebih dekat kepada kebaikan dan jauh dari keburukan. Ramadhan pun ingin membawa kita lebih mulia dari sebelumnya. Yaitu dengan mendekatkan kita kepada Al Qur’an sebagai sumber kemuliaan dan keberkahan. Dan kini, Ramadhan akan pergi… Apakah yang bisa kita lakukan akan kemuliaan dan keberkahan itu melekat dalam diri kita sepeninggal Ramadhan? Simak video berikut Semoga bermanfaat https://youtu.be/fE_c1OyVQUg •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 30 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Hati-Hati Terpedaya

Hati hati Terpedaya Apakah hati kita merasa aman ketika rajin ibadah? Tidak! Setan tidak akan pernah membiarkan kita selamat begitu saja. Setan selalu berusaha untuk memperbanyak kawannya di neraka. Salah satunya adalah merasa Shalih dan orang lain salah. Atau terus menerus berbuat dosa dengan angan angan mendapatkan ampunan. Waspadalah. Setan selalu mencari pintu untuk masuk ke dalam hati kita… Apakah pintu itu? Simak selengkapnya https://youtu.be/_7Ot1lUpxnQ •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 29 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Mewaspadai Syahwat Tersembunyi

Mewaspadai Syahwat Yang Tersembunyi Hati ini, kemanakah akan kita bawa pergi? Sebagai sumber kekuatan dan benteng pertahanan, hati selalu menjadi sasaran tembak serangan setan. Ketika ia lumpuh dan jatuh, maka akan sangat berpengaruh ke anggota tubuh yang lain. Mata menjadi liar tak terkontrol, lisan menjadi kasar, tangan mudah lepas, kaki gampang menindas. Maka menjaga kesehatan hati menjadi sesuatu yang sangat penting bagi yang ingin kebahagiaan hakiki. Namun, setelah sepenuh tenaga kita berjuang, masih ada serangan syahwat yang tersembunyi. Kecil dan halus, tetapi dapat meluluhlantakkan amal. Apakah syahwat tersembunyi ini? Simak video berikut. Semoga bermanfaat https://youtu.be/Ps6XbnbXaPE •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 28 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Optimisme Tanpa Batas

Optimisme Tanpa Batas Melihat kondisi yang ada; tersebarnya wabah dan sikap pemerintah, lumpuhnya ekonomi, isu PKI, dan info dunia terkini, maka dada ini terasa sesak. Putus asa dan hilang semangat. Padahal bukan begitu yang diajarkan Islam. Kita diminta untuk menjaga harapan, tetap tersenyum dan berbuat, meskipun esok pasti kiamat. Tidak hanya berfikir tentang diri sendiri, tapi juga tentang orang lain. Harapan hidup dan keinginan untuk terus memberi, itulah yang selalu mampu menghadirkan senyum bahagia dalam hidup ini. Seperti seorang pendaki gunung. Penuh tegar ia menapaki jalan menanjak dan terjal, dengan harapan akan segera mencapai puncak. Pun, penuh tabah ia menuruni jalan licin dan curam, dengan harapan ia segera tiba di bawah dengan selamat. Obsesi dan rasa optomis tanpa batas, itulah ruh kehidupan. Bagaimana menghadirkannya dalam diri kita? Simak video berikut ini. Semoga ada manfaatnya. https://youtu.be/nepXIbwK_f0 •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 27 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Amal Generasi Terbaik

Amal Generasi Terbaik Mereka orang-orang pilihan. Menjadi bintang di langit sejarah umat manusia. Bagaimana tidak? Mereka mendapatkan kesempatan mendampingi kekasih Allah. Mewujudkan miniatur masyarakat yang penuh akhlak, adil dan makmur. Dalam waktu singkat, mereka mampu menorehkan capaian prestasi gemilang; meninggikan nilai nilai Islam, dan menyebarkan ajaran kedamaiannya ke seluruh dunia. Ada kekuatan dahsyat yang mengalir tak terbendung, bahkan oleh imperium imperium dunia yang paling agung sekalipun. Kisra dan Kaisar tunduk bertekuk lutut di bawah pengaruh kekuasaan mereka yang penuh kasih sayang. Tapi apakah rahasia dari semua kekuatan itu? Apa amalan utama yang mampu mengalirkan tenaga dahsyat dan menggetarkan itu? İnilah 5 amalan generasi sahabat Rasulullah. Simak video berikut. Semoga bermanfaat https://youtu.be/ul0DAR9CMv0 •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• Jangan lupa klik like & subscribe •┈┈••❁🍀🌹🍀❁••┈┈┈• 26 Ramadhan 1441 H ========= duakhalifah.net

Navigate